Cara Membangun Personal Branding Untuk Mengembangkan Bisnis

Cara Membangun Personal Branding Untuk Mengembangkan Bisnis

Personal branding merupakan proses memasarkan karier melalui karakter yang dibangun untuk kepentingan umum. Karakter ini bisa dipresentasikan melalui bermacam media, seperti media sosial, website pribadi hingga mental dan perilaku di depan masyarakat umum.

 

Seperti produk ataupun jasa, personal branding juga memberikan cerminan tentang pengalaman yang akan diperoleh konsumen saat berinteraksi dengan owner brand.

 

Personal branding yang baik bisa memberikan keuntungan secara dua arah. Bagi owner brand bisa membuat produk ataupun bisnisnya diketahui lebih luas, sedangkan bagi calon konsumen merasa lebih yakin untuk melakukan transaksi. Keuntungan ini juga berpengaruh ke bisnisnya. Karena, kalau bisnisnya sukses, maka personal branding juga terangkat.

 

Banyak manfaat yang diperoleh dari personal branding, karena menjadi salah satu faktor untuk meningkatkan strategi bisnis. Seperti Founder Tesla, yaitu Elon Musk menggunakan personal branding sebagai strategi utama kesuksesan dalam bisnisnya mengelola mobil Tesla.

Personal Branding: 6 Langkah dalam membangun personal branding

 

Cara Membangun Personal Branding Untuk Mengembangkan Bisnis.

 

Miliki produk yang baik saat sebelum melaksanakan branding

Personal branding sesungguhnya merupakan pedang samurai bermata dua. Jika seorang dikolaborasikan dengan sesuatu produk bisnisnya, maka citra bisnis itu akan mengikuti, sehingga menjadi lebih dikenal dari segi bisnis maupun individunya.

 

Sebagai contoh, Steve Jobs senantiasa dikaitkan dengan keberhasilan Apple, sedangkan di sisi lain ada Keiji Inafune yang senantiasa dikaitkan dengan kegagalan Comcept.

 

Kalian pasti tidak mau mempunyai citra dan karakter yang dikolaborasikan dengan keburukan. Sebab itu, pastikan kalau produk serta layanan yang kamu tawarkan mempunyai kualitas baik terlebih dahulu, sebelum merangkul konsumen di pasar melalui personal branding.

 

 

Personal branding yang terencana serta terpercaya

Motto “jadilah dirimu sendiri” tidak dapat diterapkan begitu saja dalam personal branding. Sama seperti produk, wajib menampilkan citra individu yang positif di depan khalayak publik. Hal ini bukan berarti harus berbohong ataupun bersandiwara, tetapi ini suatu kewajiban, sama seperti apa yang diinginkan dan dipikirkan orang.

 

Apakah kalian mau dikenal sebagai programmer andal? Motivator yang inspiratif? Ataupun fashionista yang pandai menghasilkan tren baru? Temukan kelebihan yang kamu miliki, serta tonjolkan citra dan karakter dalam sebuah konten, baik konten artikel, gambar, video, dan podcast yang telah dibuat.

 

Terus menjadi baik serta banyak konten yang dibuat, kredibilitas dalam personal branding senantiasa terus berkembang. Perbanyak konten yang sifatnya menolong orang lain, biar para calon konsumen dapat merasakan manfaat secara langsung, serta mengetahui brand personal yang dipromosikan.

 

 

Kembangkan karakter yang positif

Membangun personal branding sama halnya dengan menjadikan dirimu sebagai figur publik. Karakter merupakan aset terbesar, jadi harus menjaganya supaya selalu tumbuh baik di khalayak umum.

 

Sisihkan waktu untuk mendatangi acara-acara komunitas startup serta menambah channel dengan orang lain. Jika secara obline di dunia maya, berinteraksilah dengan konsumen secara baik, misalnya membalas opini, menanggapi pertanyaan, dan sebagainya.

 

Kamu juga harus melindungi sikap di media sosial seperti Facebook, Twitter, Youtube ataupun Instagram. Karena media sosial sejatinya merupakan ruang publik, jadi apa yang dipublikasikan akan dilihat serta dinilai oleh publik.

 

Saat ini jejak digital di media sosial sudah gampang untuk melihat perilaku seseorang, apabila terjadi hal buruk pada perilaku di media sosial, maka dapat dipastikan sangat mengganggu citra bisnismu. Apabila posisinya masih sebagai karyawan, kecerobohan ini dapat membuat kehilangan pekerjaan.

Bagaimana Strategi Content Writer Membangun Brand? Simak ya!

 

Tunjukan potensi kepribadian yang pantas

Sebagai publik figur, secara langsung maupun tidak langsung publik tentu akan memandang penampilanmu. Berusahalah untuk tetap terlihat pantas di depan khalayak umum, walaupun sebenarnya belum terlihat sukses. Kata “pantas” di sini diartikan bukan berarti wajib secara formal, tetapi nyaman dipandang serta bisa menonjolkan potensi pada kepribadianmu.

 

Terlihat pantas pun juga harus relevan saat di dunia maya. Publikasikan konten-konten yang baik dan enak dipandang. Walaupun ada pepatah mengatakan“ jangan melihat buku dari sampulnya”, orang tidak akan menanggapimu dengan sungguh-sungguh apabila penampilanmu hanya asal-asalan.

 

Di samping penampilan tadi, cara untuk membuat lebih gampang dicari di internet. Hal ini juga bisa dilakukan dengan membuat profil menarik di sosial media yang memiliki jangkauan luas, seperti Facebook, LinkedIn, ataupun Twitter.

 

Jagalah supaya citra dan karakter tersebut tetap profesional di media sosial. Di samping itu, sesekali bisa dikolaborasikan dengan mempublikasi hal yang bersifat pribadi, sehingga citra profesional akan menaikkan kekuatan personal branding.

 

 

Menggunakan content outreach

Agar kepribadian lebih dikenal, maka buatlah konten yang dapat menjangkau massa sebanyak-banyaknya. Cara ini dapat dijangkau salah satunya dengan metode content outreach, metode ini ialah untuk menjalakan koneksi dengan orang lain yang dapat menyebarkan serta mempromosikan konten.

 

Banyak berbagai pihak yang bisa diajak untuk bekerja sama, misalnya tokoh-tokoh ahli yang telah banyak diketahui dalam bidang yang digelutinya. Apabila konten personal branding dikenalkan ataupun diulas oleh seseorang ahli, namamu akan jadi lebih dikenal, sehingga akan mendapatkan kesan sebagai seorang praktisi yang terpercaya.

 

Contoh kerja sama lai bisa seperti website yang menerima guest post. Mayoritas media tidak menerima konten atas nama sebuah bisnis, tetapi akan lebih senang jika menerima konten bermutu atas dasar personal branding. Jika pernah mendengar, kalau Tech in Asia Indonesia juga memfasilitasi kerja sama seperti ini melalui fitur Community Post.

 

Seperti itulah cara yang dapat diterapkan untuk membangun brand personal untuk membangun sebuah bisnis. Membangun sebuah citra dan karakter sama seperti merancang arahan serta mempersiapkan diri dibalik layar, setelah itu, lalu mengeksekusinya di depan publik. Jangan lupa juga untuk terus mengevaluasi diri biar dapat menunjukan penampilan lebih baik di masa depan.

 

Manfaat personal branding tidak hanya terlihat saat membangun bisnis semata. Walaupun sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti bisnismu mengalami kebangkrutan. Citra yang telah terbentuk akan tetap diingat oleh publik, serta dapat manfaatkan kembali. Jadi, tetap berusaha untuk menjadi individu yang berkualitas di mana pun berada.

Alex Alfandianto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *