Content Marketing Strategy Penerapan Relationship Konsumen

Content Marketing Strategy Adalah Penerapan Relationship Konsumen

Content marketing strategy adalah penerapan relationship antara kamu dengan pendatang yang ada di blog kamu lho. Nantinya relationship itu sendiri harus terjalin dengan baik dengan menggunakan content marketing strategy, supaya mendapatkan improvisasi engagement yang baik serta meningkatkan kepercayaan dari pelanggan.

 

Lantas lebih jauh lagi apakah content marketing strategy bisa berpengaruh terhadap bisnis yang berskala kecil? Sayangnya, di internet tidak ada yang mustahil, karena sekecil apapun usaha kamu, sesedikit apapun skala jualan kamu nantinya membuat perubahan besar jikalau sekalipun hanya ada sedikit pengubahan pada konten kamu lho, Sobat.

 

Neil Patel bahkan secara gamblang menyebutkan bahwa 70 persen dari calon pelanggan akan jauh lebih terpengaruh oleh konten yang dikunjungi langsung oleh visitor daripada konten yang kebetulan lewat jadi sebuah ads.

 

Terutama jika website kamu adalah website yang menargetkan audience dengan kesiapan materi dan finansial serta edukasi yang cukup tinggi, umumnya mereka tak akan terlalu peduli dengan ads kamu kalau jualan kamu nampang di page mereka. Bagi mereka, ads tak terlalu layak dibayar dengan menggunakan visit oleh calon konsumen dibandingkan dengan kualitas konten.

 

Yang lebih mencengangkan lagi, adalah bahwa 73 persen dari perusahaan yang memiliki website untuk berjualan di dunia telah memiliki seorang content manager secara khusus supaya kualitas konten bisa tetap terjaga. Nah, memang.

 

Sebegitu pentingnya lah kualitas konten. Bisa dianggap bahwa yang namanya konten ini adalah seperti interior ruangan, sehingga kalau misalkan dipamerkan dan kualitasnya buruk ya untuk apa harus diiklankan, coba? Maka dari itu, content marketing strategy bakalan jadi elemen penting!

 

Nah, terlepas dari apakah nanti kamu akan menggunakan jasa content marketing/writer yang bersifat full time ataupun hanya outsource inilah 8 point penting mengapa kamu harus benar-benar berkonsentrasi untuk menjaga kualitas content marketing strategy.

 

ROI

Satu elemen penting dalam membuat sebuah konten adalah berhitung apakah konten kamu itu bisa menghasilkan satu output yang memuaskan. Ya kalau misalkan blog dan website kamu sedang dalam masa development dan berada di masa awal, kamu bisa bilang kalau Return of Investment belum terlalu penting. Yes betul memang faktanya brand harus dibangun lebih dahulu sebelum kamu berhak mendapatkan uang dari orang-orang.

 

Tapi ya yang namanya kamu harus berhasil menarik perhatian dari para pengunjung, maka ROI juga harus jadi patokan nantinya. Bukan berupa keuntungan, tapi ROI bisa diartikan sebagai seberapa worth konten kamu. Content marketing strategy nantinya akan berpengaruh terhadap seberapa usaha kamu dalam mengembangkan konten dan balik modal yang kamu bisa dapatkan.

 

Mari asumsikan bahwa Sobat Jagoan di sini semuanya baru saja memulai usaha dan baru saja memiliki website. Otomatis harus ada konten yang baik, jika kamu ingin berorientasi kepada content marketing strategy yang baik.

 

Nah, berdasarkan pada ROI maka akan sangat tidak bijaksana kalau kamu langsung berusaha untuk memasang harga tinggi dan membayar seorang content writer secara sporadis hanya karena kamu merasa sudah punya uang dan modal yang cukup untuk dihabiskan.

 

Tak salah sebenarnya jika kamu langsung mencoba untuk hire seorang penulis, tapi yang namanya ROI harus bisa dikira-kira. Akan lebih baik jika kamu menulisnya sendiri dahulu daripada langsung hire beberapa seorang content writer.

 

Lantas selanjutnya, strategi yang baik adalah dengan cara melakukan blast email. Hal tersebut nyatanya menurut Neil Patel bisa meningkatkan traffic hingga 760 persen dibandingkan dengan langsung hire content writer, tapi website tidak dipromosikan dengan benar.

 

PROMOTION

Yap benar sekali, pemirsa. Promosi adalah salah satu content marketing strategy yang paling mudah untuk terlihat dan dilakukan oleh para pemilik website sehingga bisa jadi promosi justru malah jauh lebih cepat dipikirkan daripada mengisi konten.

 

Permasalahannya adalah bahwa terlalu banyak pemilik bisnis yang kemudian terlanjur kecemplung di strategi promosi daripada meningkatkan kualitas dari konten bisnisnya. Analogy sederhananya, adalah bahwa tak mungkin seorang Jose Mourinho kemudian koar-koar bahwa dirinya akan segera launching tim Manchester United sebesar mungkin dengan promosi se-mahal mungkin, dan kemudian memperkenalkan setiap pemain dan jajaran timnya di stadion Old Trafford, tapi kualitas pemainnya masih kualitas pemain yang bermain di liga es krim.

 

LANTAS APA YANG MAU DIJUAL DONG?

Itulah mengapa promosi adalah nomor dua. Bukan tidak penting, sangat penting bahkan. Tapi pastikan sebelum promosi dilakukan, ada konten yang berharga untuk disebarkan.

 

Lantas apa point penting dari promosi? Promosi adalah titik dimana kamu bisa memperkenalkan produk kamu. Maka satu hal yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan social media sebagai salah satu elemen penting dalam melakukan content marketing strategy. Sederhana sekali. Akun facebook kamu, akun twitter dan instagram adalah sedikit dari banyak elemen penting yang harus kamu manfaatkan untuk bisa memasarkan website dan jualan kamu.

 

Tapi satu yang Sobat sekalian harus perhatikan adalah bahwa para followers kamu tak ingin secara 24 jam melihat kamu promo-promo terus. Kamu suka eskrim kan? Tapi tidak enak juga dong kalau makan pagi, siang, malam isinya eskrim melulu. Yang ada kamu malah akan merasa eneg dan bahkan muak dengan itu semua. Nah iklan asosiasinya seperti itu. Manis, tapi kalau kebanyakan ya eneg, Sob.

 

EXPOSE

Setelah sudah masuk fase promosi, ekspos adalah langkah selanjutnya. Mungkin sejumlah orang sudah sangat tertarik dengan produk kamu, maka yang harus kamu lakukan adalah tunjukkan bahwa produk kamu minimal sudah worth to show. Dengan cara apa? Ya dengan menunjukkan konten website kamu. Kalau kamu punya blog makanan, tunjukkan dengan menggunakan konten makanan yang berkualitas, artikel mengenai tips masakan yang bagus dan terpercaya, begitu seterusnya.

 

Yang paling disukai dari calon konsumen adalah update sesuatu yang terbaru dari website favoritnya (itupun jika website kamu sudah jadi website favoritnya ya). Bahkan Neil Patel menyebutkan satu segmen yang paling sering dishare adalah berupa berita. Mendominasi hingga kurang lebih 28 ribu share setiap bulannya berpaku pada Chart yang sudah dirilis oleh Fractl.

 

Artinya akan sangat penting sekali supaya kamu tak hanya sekedar membagikan info yang sudah basi dan semua orang tau. Tapi info yang baru setiap beberapa waktu sekali akan sangat berguna. Ekspos merupakan content marketing strategy yang bertujuan untuk membuat para calon pelanggan mengenal produk kamu secara lebih jauh lagi.

 

TRUST

Dengan adanya satu produk yang ditulis product knowledge-nya, maka yang harus kamu raih dari calon pelanggan adalah kepercayaan. Hal tersebut bahkan wajib untuk didapatkan sebelum mereka membeli produk kamu lho, Sob. Mereka harus percaya sebelum beli, bukan sesudah beli produk kamu!

 

Versi Neil Patel adalah bahwa kamu harus nurture the leads and customers. Rawatlah konsumen kamu. Dengan cara apa? Dengan memberikan pengertian yang dalam mengenai produk, dan apa saja kelebihan serta kekurangannya.

 

Setia sekalipun konsumen cerewet, terutama jika kamu sudah merasa waktunya untuk membuat FAQ, alias pertanyaan membosankan (oke, itu bahasa yang kurang keren dari Frequently Asked Questions)

Nah, bagaimana cara merawat konsumen lebih jauh lagi? Sederhana, dengan perkuat brand lewat content marketing strategy kamu!

 

SEARCH YANG ORGANIK

Di sinilah titik dimana sebetulnya promosi lewat paid ads, Facebook, Instagram dan social media lainnya, bernilai NOL. Well, tidak nol sama sekali sih, tapi pengalaman mengatakan bahwa ads yang sudah dibayar lewat Facebook tidak akan terlalu berpengaruh pada penjualan kecuali peningkatan engagement. Tapi percayalah bahwa yang namanya engagement natural akan jauh lebih berguna daripada like yang berjumlah banyak tapi isinya nama-nama Facebook yang alay.

 

Bagaimana dong supaya content kamu bisa disearch oleh orang banyak dan kemudian mendapatkan traffic yang lebih organic daripada sekedar Facebook ads (yang tidak terlalu efektif)? Riset keyword! Paling mudahnya adalah dengan cara menggunakan fungsi Google Trend supaya kamu tahu scope mana yang bisa dimasuki.

 

Jika kamu memiliki website berjualan sandal, maka kamu wajib cari berita, artikel atau apapun yang berhubungan dengan sandal terbaik di Google Trends. Hal ini juga berkaitan dengan SEO. Jadi tak peduli seberapa puitis kerjaan kamu di blog, tapi kalau tujuan kamu adalah berjualan dan kemudian tak sesuai dengan SEO, ya bakalan sia-sia. Kamu boleh saja puitis, tapi pastikan bahwa kamu sekaliber WS Rendra atau minimal mendekati sang komedian puitis, Wira Nagara.

 

Dengan cara itu maka ekspos yang lebih organic akan bisa kamu dapatkan. Bahkan bisa dibilang bahwa penggunaan metode yang seperti ini lebih berguna daripada menggunakan ads berbayar. Tapi sekali lagi, mimin tidak mau mencegah kamu untuk menggunakan facebook ads ya. Karena sejatinya Facebook Ads akan baru efektif jikalau kamu sudah mengembangkan content kamu dan barang kamu sudah laku banyak.

 

Best Regards

CEO Poil Nusa Jaya

Alex Alfandianto, S.T., AMA

Tel : 0857 43 89 8543

Alex Alfandianto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *