Personal Branding: 6 Langkah dalam membangun personal branding

Personal Branding, 6 Langkah dalam membangun personal branding

Personal Branding: 6 Langkah dalam membangun personal branding. Maraknya konsep Personal Branding karena segala sesuatu dapat dilakukan secara mandiri.

 

 

Langkah #1: Menentukan NICHE

Ada banyak NICHE yang memang banyak menghasilkan uang, seperti: bisnis internet, saham, forex, asuransi, desain grafis, digital marketer, content writer, sosial media dan website konten, SEO Spesialis serta masih banyak lainnya.

 

Sayangnya kompetitornya juga sangat banyak, saat kamu baru mulai belum lagi banyak saingan. Kamu wajib mempunyai pengetahuan serta pengalaman yang lumayan untuk sukses di salah satu Niche tersebut.

 

Jadi, jangan langsung seketika terjun bebas begitu saja. Kamu harus investasikan waktu, tenaga, serta biaya untuk belajar dulu tentang NICHE ini.

 

Cari ilmu dulu sebanyak-banyaknya. temukan mentor yang sudah lebih dulu sukses di bidang tersebut. Baru pelan-pelan mulailah. Take your time, pelajari apa yang sukses dan apa yang tidak.

 

Menentukan NICHE yang masih baru atau bahkan asing. Pada suatu hari kamu berjumpa dengan sahabat lama, ia menceritakan kalau saat ini ia sukses dari freelance Desain Grafis.

 

Mobilnya bagus, setelannya mentereng, rumahnya megah 3 lantai, He he he. Dia juga mengajak untuk join di bisnis ini. Kamu tergiur serta langsung terjun keesokan harinya tanpa persiapan, dengan tabungan seadanya, tidak ada pengalaman, akhirnya kamu boncos tidak mendapatkan hasil sama sekali.

 

Terdapat hal-hal yang wajib kamu persiapkan dalam menentukan Niche. Belajar, Belajar, Belajar, bekerja (praktek), serta introspeksi pastinya, ya hanya itu rahasianya. Sekali lagi, Saya ingin menegaskan kalau saat ini kamu tidak perlu cemas tidak dapat menghasilkan uang.

 

Apa pun asalkan dicoba dengan dedikasi serta hati, pasti bisa dijadikan uang di masa ini. Saya menganjurkan untuk mulai dari suatu yang kamu gemari, suatu yang memiliki pengalaman, ataupun memiliki pengetahuan di bidang tersebut.

 

Dalam hal ini, Poil Nusa Jaya memilih Niche Digital Marketing. Ada banyak sub Niche yang berhubungan dengan digital marketing, seperti: SEO Spesialis, Sosial media dan website Spesialis, Web Desainer, Content Writer dan Desain Grafis, semua ini menjadi titik fokus Niche Poil Nusa Jaya.

 

 

Langkah #2: Personal Image

Saya akan memberikan 6 tips untuk meningkatkan Personal Image, termasuk kepercayaan diri Poil Nusa Jaya. Personal Image adalah kunci kepribadian dan perilaku manusia. Membangun Personal Image berarti kamu harus mengubah kepribadian dan perilaku.

 

Statistik menunjukkan 90% pengusaha mengatakan bahwa, kepribadian dan perilaku mereka dapat memengaruhi tingkat kesuksesan dalam berbisnis.

 

Berikut adalah beberapa tips membangun personal image:

  • Sebagai titik awal, yang memengaruhi Personal Image adalah penampilan, bahasa tubuh, dan dan cara berbicara.
  • Kenakan pakaian dan aksesoris yang membuat kamu merasa nyaman.
  • Menjadi diri sendiri dan melakukan apa yang kamu sukai.
  • Harus berani berbicara di muka umum selama 45 menit untuk mengembalikan kepercayaan diri dan kepercayaan mereka.
  • Harus benar-benar memahami dan memposisikan diri untuk membuat formula pengembangan Personal Image.
  • Melepaskan rasa takut dan menciptakan perubahan positif yang membantu terlihat terbaik dan menjadi yang terbaik.

 

 

Langkah #3: Menguasai Skill

Menguasai skill adalah syarat wajib dimiliki oleh Entrepreneur, ialah Marketing dan Branding, Sistem dan Automation, juga memahami internet dan digital marketing.

 

Menguasai Skill Marketing dan Branding

Pertanyaannya apakah selama ini bisnis kamu sulit cari customer dan bahkan selalu perang harga dengan kompetitor? Ataupun bisnis kamu belum sebesar yang diimpikan?

 

Solusinya, yakni dengan menguasai satu hal yang sangat penting di bisnis, ialah Marketing dan Branding yang akan membuat bisnis diantri customer terus-menerus, sehingga bisnis akan memiliki bahan bakar (energy dan money) untuk dapat berkembang lebih besar lagi.

 

Menguasai Skill Sistem dan Automation

Apakah selama ini waktu terkuras di bisnis? Bisnis tidak dapat berjalan tanpa ada kamu di dalamnya? Maka mesti ada step by step sistem otomatis yang benar-benar jalan di bisnis.

 

Supaya bisnis dapat berjalan sendiri bahkan bisa berkembang jauh lebih besar dibanding saat ada kamu di dalamnya.

 

Menguasai Skill Internet dan Digital Marketing

Apa yang hendak terjadi apabila customer kamu, baik itu business to customer (B2C), business to business (B2B), bahkan business to government (B2G), membandingkan dan bahkan membeli produk atau jasa secara online melalui internet.

 

Sebaliknya produk ataupun jasa kamu tidak dilirik sama sekali? Sebab daya beli customer saat ini telah beralih ataupun berganti ke dunia internet, maka kamu wajib secara cepat menguasai dunia internet melalui digital marketing, jika tidak ingin bisnis kamu tergeser.

 

 

Langkah #4: Bangun Brand Online

Maraknya konsep Personal Branding karena segala sesuatu dapat dilakukan secara mandiri. Aktivasi personal brand secara online dipandang lebih gampang, murah serta efektif.

 

Personal Brand online merupakan strategi yang sangat pas mengingat saat ini realitas kehidupan manusia yang tidak pernah lepas dari gadget. Selama 24 jam sehari 7 hari seminggu mereka tersambung dengan internet.

 

Suguhan informasi yang melimpah secara virtual menjadikan ponsel sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Istilahnya “Dunia dalam genggaman”, di mana manusia cenderung mencari informasi serta berinteraksi via online.

 

Manusia menilai dunia maya sama sama bobotnya dengan alam nyata. Pola ini berakibat terhadap pentingnya “keberadaan nama seorang di internet. Kebanyakan orang ingin dikenal di dunia maya. Personal Brand Online jadi satu kebutuhan mendasar, serta Google jadi barometernya.

 

Tentu saja Google yang saat ini dipakai orang sebagai search engine informasi yang mutahir dan terpercaya di segala dunia, juga digunakan untuk menggali informasi (gambar, identitas, portofolio, profil) seseorang.

 

Sehingga Eksistensi di dunia maya ditentukan seberapa banyak dan akurat Google mengidentifikasi nama orang tersebut.

 

Brand Equity seorang bisa terlihat di Google. Belum dipandang eksis bila namanya tidak muncul saat di googling.

 

Demikian pula apabila profil, biografi serta portfolio kita tidak ditemukan oleh Google. Serta ilmu kepakaran pada profesi tertentu tidak akan diakui bila nama serta bisnis kamu belum terpampang di halaman pertama.

 

Sehingga Personal Brand Online dapat disebut sebagai Personal Branding by Google. Dengan demikian membangun Personal Brand via Online jadi satu keharusan apabila ingin karir tumbuh pesat.

 

 

Langkah #5: Buat Konten Branding

Bila kamu serius ingin meningkatkan konten personal branding dengan menggunakan sosial media dan website, jangan sampai menggunakannya hanya untuk semata-mata mengupload foto selfie serta artikel asal-asalan.

 

Pada saat menggunakan sosial media dan website pasti ingin bersosialisasi dengan pengunjung ataupun orang yang telah dikenal. Apalagi ada dari mereka atau pengunjung yang tidak kamu kenal.

 

Di sosial media dan website kamu bisa saling membagi ide, berkolaborasi dengan menciptakan konten branding, konten kreasi, konten artikel, rekan bisnis, berbagi konten tips dan tutorial, hingga membangun sebuah komunitas.

 

Jaringan atau network yang luas akan sangat menolong kamu, apakah itu mengenai pekerjaan, bisnis atau bahkan personal branding.

 

Ketika mempunyai sosial media dan website, coba untuk menulis atau membagikan konten-konten yang layak untuk dibaca, dinikmati, berkelas, menarik, serta tidak mengandung SARA, pornografi, ataupun lainnya.

 

Kenapa? Karena jika kamu pikirkan, siapa sih orang yang ingin melihat konten yang tidak penting.

 

Maka dari itu, ketika bermain sosial media dan website, coba untuk menjadi seseorang yang memiliki opini tentang suatu topik dari konten, berbagi pengetahuan tentang apapun untuk membangun konten branding.

 

Sebarkan tulisan maupun konten yang bermanfaat dan yang bisa menjadi referensi. Intinya, buatlah konten yang dapat berguna untuk membangun sebuah branding.

 

Jangan lupa untuk mengadopsi niche yang telah dipilih, dan bisa mendukung konten branding, biar kamu tetap produktif dan tidak lupa berkarya.

 

Media sosial serta website bisa menjadi ajang latihan untuk memulai usaha berbasis digital. Bagi yang ingin merintis startup, bisa dimulai dengan mengelola sosial media serta wesite seoptimal mungkin untuk membangun konten branding.

 

 

Langkah #6: Tentukan Target Audience

Setelah mengetahui personal branding yang akan dikembangkan di platform sosial media serta website, selanjutnya kamu harus sesuaikan juga target audiens ataupun followers yang akan disasar.

 

Apakah perusahaan besar, usaha kecil menengah, penyuka otomotif, rumpi desainer, freelancer, ataupun kumpulan penikmat pola hidup sehat? Setelah mengetahui target audiens ataupun followers, akan lebih gampang untuk memastikan konten yang tayang di media sosial serta website.

 

Jangan lupa, personal branding yang efektif perlu pemilihan bahasa yang mengena juga di hati, serta pikiran orang yang menyimak dan membaca. Menentukan target ini tidak bisa instan, kamu harus sabar serta giat untuk mengamati responden dan engage konten yang telah diupload.

 

Tetapi, demi personal branding yang sukses melekat di hati banyak orang, apa sih yang tidak dilakukan? Lakukan yang terbaik!! #KAMIBISALAKUKAN

Alex Alfandianto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *